Notification

×

Iklan

Iklan

Tiga Tahun Hidup dalam Kegelapan, Hasma Dg. So’na Menanti Harapan untuk Kembali Melihat

Minggu, 08 Maret 2026 | Maret 08, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-08T11:18:59Z


Tiga Tahun Hidup dalam Kegelapan, Hasma Dg. So’na Menanti Harapan untuk Kembali Melihat

TAKALAR, LENSA-AKTUAL.COM

Di sebuah rumah sederhana di Dusun Galumbaya, Desa Ujung Baji, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, seorang perempuan lanjut usia bernama Hasma Dg. So’na (60) menjalani hari-harinya dengan penuh kesabaran meski harus hidup dalam keterbatasan penglihatan.

Sejak tiga tahun terakhir, Hasma tidak lagi dapat melihat. Kondisi itu terjadi secara tiba-tiba saat ia terbangun dari tidur pada suatu pagi dan menyadari kedua matanya tidak mampu lagi menangkap cahaya seperti biasanya.

Perubahan mendadak tersebut membuat Hasma harus menjalani hidup dalam kegelapan. Meski demikian, ia tetap berusaha tegar bersama keluarganya.

Hasma tinggal bersama sang suami, Ilyas Dg. Tiro, serta tiga orang anaknya. Dalam rumah kecil yang mereka tempati, keluarga ini saling menguatkan untuk menghadapi kehidupan dengan penuh kesabaran.

Di tengah keterbatasan itu, secercah kepedulian datang dari Komunitas Sedekah Sembako yang berkunjung ke rumah Hasma untuk menyerahkan bantuan paket kebutuhan pokok.

Kehadiran para relawan tersebut disambut dengan penuh rasa syukur oleh Hasma dan keluarganya. Meski bantuan yang diberikan tidak besar, namun perhatian itu menjadi penguat bahwa mereka tidak sendiri menghadapi kesulitan.

Dengan senyum sederhana, Hasma menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian yang diberikan. Di balik keterbatasannya, ia masih menyimpan harapan besar untuk dapat kembali melihat.

Ia berharap suatu saat ada bantuan dari pemerintah daerah maupun para dermawan yang dapat membantunya menjalani pengobatan atau operasi mata.

Harapannya sederhana: dapat kembali melihat wajah suami dan anak-anaknya, menyaksikan cahaya pagi, serta menjalani kehidupan seperti dulu.

Kisah Hasma Dg. So’na menjadi pengingat bahwa masih banyak masyarakat yang membutuhkan perhatian dan uluran tangan. Kepedulian sekecil apa pun dapat menjadi cahaya harapan bagi mereka yang hidup dalam keterbatasan.

Dengan adanya perhatian dari berbagai pihak, harapan Hasma untuk kembali melihat dunia bukanlah sesuatu yang mustahil untuk terwujud.

(Arfah)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update