Aksi Nyata Hari Bumi 2026: TNI–Polri, Pemda, dan PLN Tanam 250 Mangrove di Pesisir Barru
Barru, lensa-aktual.com
Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan sektor swasta kembali terlihat dalam peringatan Hari Bumi 2026 melalui aksi penanaman mangrove dan bersih pantai di Dusun Minangatoa, Desa Ajakkang, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, Jumat (24/4/2026).
Sebanyak 250 pohon mangrove ditanam dalam kegiatan yang diinisiasi oleh PT PLN Indonesia Power UPB Barru tersebut. Selain itu, peserta juga melakukan aksi bersih-bersih di sepanjang pesisir pantai sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Barru, Camat Soppeng Riaja, Camat Balusu, Kapolsek Soppeng Riaja Iptu Mansyur J, S.H, Kapolsek Balusu, personel TNI–Polri, serta masyarakat setempat.
Kapolsek Soppeng Riaja, Iptu Mansyur J, menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya sebatas pengamanan, tetapi juga bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian lingkungan.
“Kehadiran kami merupakan wujud komitmen dalam mendukung program pelestarian lingkungan hidup sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan seluruh stakeholder,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan, kemudian dilanjutkan penanaman mangrove secara simbolis oleh para pejabat yang hadir. Setelah itu, seluruh peserta turut ambil bagian dalam aksi bersih pantai di kawasan Minangatoa.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Barru mengapresiasi inisiatif PLN UPB Barru. Ia menekankan pentingnya mangrove dalam menjaga ekosistem pesisir, terutama dalam mencegah abrasi serta menjadi habitat bagi berbagai biota laut.
“Kami mengajak seluruh elemen, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat, untuk terus menjaga kelestarian pesisir Barru dan menjadikan kegiatan seperti ini sebagai agenda berkelanjutan,” katanya.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Momentum Hari Bumi 2026 ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir demi masa depan yang berkelanjutan.
(Syahruddin Cokkas)






