Notification

×

Iklan

Iklan

Kapolres Barru Silaturahmi ke Desa Bulo-Bulo, Apresiasi Kearifan Lokal To Bentong

Kamis, 16 April 2026 | April 16, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-16T07:39:47Z


Kapolres Barru Silaturahmi ke Desa Bulo-Bulo, Apresiasi Kearifan Lokal To Bentong

Barru, lensa-aktual.com

Kapolres Barru AKBP Ananda Fauzi Harahap, S.I.K., M.H., melaksanakan kunjungan kerja ke Desa Bulo-Bulo, Kecamatan Pujananting, Rabu (15/4/2026). Kunjungan tersebut dirangkaikan dengan silaturahmi bersama masyarakat serta peninjauan langsung ke kelompok adat To Bentong.

Dalam kegiatan itu, Kapolres didampingi Kasat Binmas, Kapolsek Pujananting, serta Kasi Humas. Turut hadir Kepala Desa Bulo-Bulo Rahman, S.Pd., tokoh adat, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Selain bersilaturahmi, Kapolres juga memberikan penyuluhan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia menekankan pentingnya menjaga situasi yang aman dan kondusif, khususnya di wilayah dengan keragaman budaya dan etnis.

Kapolres menyampaikan apresiasinya terhadap kekayaan budaya yang dimiliki masyarakat Desa Bulo-Bulo, terutama kelompok adat To Bentong yang dikenal memiliki bahasa dan tradisi khas.

“Keberagaman budaya di Desa Bulo-Bulo merupakan kekayaan yang harus dijaga bersama. Kami sangat mengapresiasi keharmonisan masyarakat di sini dan berharap situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mempererat persatuan serta menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal sebagai bagian dari identitas daerah.

Sementara itu, Kepala Desa Bulo-Bulo, Rahman, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolres Barru beserta jajaran.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Kapolres. Ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat Desa Bulo-Bulo,” ungkapnya.

Desa Bulo-Bulo merupakan salah satu wilayah di Kecamatan Pujananting yang berjarak sekitar 70 kilometer dari pusat Kota Barru. Desa yang berada di dataran tinggi ini merupakan hasil pemekaran dari Desa Gattareng dan terdiri atas tujuh dusun. Wilayah ini dikenal sebagai kawasan masyarakat adat To Bentong yang hingga kini masih menjaga bahasa dan tradisi secara turun-temurun.

(Syahruddin Cokkas)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update