Pimpinan SPPG Kalebentang Apresiasi Dukungan Desa dan Sekolah dalam Program Makanan Bergizi
Takalar, lensa-aktual.com
Pimpinan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Kalebentang, Kecamatan Galesong Selatan, Wahyuni Irawanti, S.Pd, mengapresiasi dukungan pemerintah desa, kepala sekolah, dan para guru dalam menyukseskan program pemenuhan gizi bagi pelajar.
Hal tersebut disampaikannya saat menerima kunjungan insan pers dari media Topik Terkini dan Investigasi Mabes di kantor SPPG Kalebentang, Kamis (23/4/2026).
SPPG Kalebentang yang dikelola oleh Zulkifli Syam saat ini menjangkau lima desa dengan cakupan layanan 15 satuan pendidikan, terdiri dari enam taman kanak-kanak (TK), delapan sekolah dasar (SD), dan satu madrasah tsanawiyah (MTs).
Dalam pertemuan tersebut, Wahyuni menyampaikan bahwa keberhasilan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak, khususnya pemerintah desa dan tenaga pendidik.
“Kami sangat mengapresiasi kerja sama yang terjalin selama ini. Dukungan dari pemerintah desa dan pihak sekolah sangat membantu kelancaran program ini,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa tujuan utama program ini adalah memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang bersih, sehat, dan seimbang setiap hari.
Menurutnya, SPPG Kalebentang terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan, mulai dari pemilihan bahan baku segar, proses pengolahan yang higienis, hingga ketepatan distribusi makanan ke sekolah-sekolah.
Di sisi lain, para kepala sekolah dan guru mengaku merasakan manfaat nyata dari program tersebut. Mereka menilai siswa menjadi lebih bersemangat dalam belajar serta memiliki kondisi fisik yang lebih baik.
Program ini juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar, dengan melibatkan tenaga kerja lokal dan relawan dalam operasional SPPG.
Wahyuni berharap program MBG dapat terus berlanjut dan semakin berkembang ke depannya.
“Semoga program ini bisa berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi generasi muda,” harapnya.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, ditutup dengan diskusi serta pertukaran masukan guna memperkuat sinergi antara SPPG, media, dan lembaga pendidikan.
(Arfah)




