Notification

×

Iklan

Iklan

A’Lammang Bergema di Takalar: Bupati Daeng Manye Dorong Tradisi Jadi Ikon Wisata dan Kuliner

Sabtu, 02 Mei 2026 | Mei 02, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-02T10:37:19Z

A’Lammang Bergema di Takalar: Bupati Daeng Manye Dorong Tradisi Jadi Ikon Wisata dan Kuliner

TAKALAR, LENSA-AKTUAL.COM

Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya lokal dengan menghadiri pesta rakyat adat A’Lammang di Desa Lantang, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Jumat (1/5/2026).

Kehadiran orang nomor satu di Takalar itu disambut antusias oleh masyarakat. Sejak pagi, warga memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti tradisi tahunan yang sarat makna tersebut.

Pesta rakyat adat A’Lammang merupakan warisan budaya turun-temurun masyarakat setempat yang rutin digelar sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen padi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Takalar Dody Ryan Saputra, Camat Galesong Utara Mohammad Faisal Irfan, serta Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Takalar Syarief H.

Dalam kesempatan itu, Daeng Manye tampil sederhana mengenakan kemeja putih dan kopiah hitam, didampingi istrinya, Sri Ekowati Firdaus yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Takalar.

Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya menjaga dan melestarikan tradisi adat sebagai bagian dari identitas daerah.

“Pesta rakyat adat A’Lammang ini adalah wujud rasa syukur masyarakat atas hasil panen yang telah diberikan oleh Allah SWT,” ujarnya.

Ia menambahkan, tradisi tersebut tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat.

“Tradisi ini harus terus kita jaga dan lestarikan karena merupakan warisan budaya yang penuh nilai kebersamaan,” lanjutnya.

Selain itu, Bupati juga menyoroti potensi kuliner khas daerah, yakni lammang, yang dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai identitas baru Kabupaten Takalar.

“Lammang ini kita harapkan bisa menjadi ikon kuliner baru Takalar, seperti halnya jagung dan telur ikan terbang yang sudah lebih dulu dikenal,” jelasnya.

Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen mendorong promosi lammang agar dikenal lebih luas, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional hingga internasional.

“Kita akan memperkenalkan lammang melalui berbagai kanal promosi agar semakin dikenal,” tegasnya.

Pesta adat A’Lammang tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor kuliner dan pariwisata lokal.

(Arfah)


TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update