Makna Idul Adha dan HUT BKN ke-78, Kabid Humas dan IKP Diskominfo Jeneponto Tekankan Keikhlasan dalam Pengabdian ASN
Jeneponto, lensa-aktual.com
Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dinilai memiliki makna mendalam bagi aparatur sipil negara (ASN) dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat. Nilai keikhlasan, pengorbanan, dan tanggung jawab menjadi pesan utama yang relevan dengan semangat pelayanan publik.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Humas dan IKP Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jeneponto, Doddy A. Baso, dalam refleksinya menyambut Iduladha sekaligus peringatan Hari Ulang Tahun Badan Kepegawaian Negara (BKN) ke-78.
Menurutnya, kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS mengajarkan tentang pentingnya memurnikan niat serta keikhlasan dalam menjalani amanah kehidupan.
“Dalam kehidupan, yang paling berat sering kali bukan memberi, melainkan mengikhlaskan. Iduladha mengajarkan bahwa pengorbanan sejati bukan hanya yang tampak secara lahiriah, tetapi bagaimana manusia mampu menundukkan ego dan kepentingan pribadi,” ujarnya.
Doddy menilai nilai-nilai tersebut sangat relevan diterapkan dalam dunia birokrasi, khususnya bagi ASN sebagai pelayan masyarakat. Ia menegaskan bahwa pengabdian tidak cukup hanya dijalankan melalui kemampuan administratif, tetapi juga membutuhkan hati yang bersih dan niat yang tulus.
Ia juga mengapresiasi dedikasi para ASN yang selama ini bekerja menjaga integritas, disiplin, dan pelayanan publik meski tidak seluruhnya terlihat di ruang publik.
“Pengabdian sejati lahir dari kesediaan melayani tanpa selalu berharap pujian. Yang paling abadi dari sebuah pekerjaan bukanlah jabatan, melainkan manfaat yang ditinggalkan bagi masyarakat dan bangsa,” katanya.
Dalam momentum HUT BKN ke-78, Doddy menyebut Badan Kepegawaian Negara selama ini menjadi salah satu institusi penting dalam menjaga manajemen aparatur negara serta mendorong lahirnya ASN yang profesional dan berintegritas.
Ia berharap BKN terus menjadi rumah besar bagi ASN yang memiliki semangat pengabdian, rendah hati dalam kewenangan, serta bijaksana dalam melayani masyarakat.
Menurutnya, Iduladha dan peringatan HUT BKN menjadi pengingat bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.
“Pada akhirnya, hidup yang bernilai bukan hanya tentang apa yang berhasil dimiliki, tetapi seberapa besar manfaat yang mampu dihadirkan bagi sesama,” tutupnya.
(Arfah)





