Saat Liburan, Puluhan Siswa Athirah Jalani Karantina Demi Olimpiade Sains Nasional 2026
Makassar, lensa-aktual.com
Di saat sebagian besar pelajar menikmati masa liburan sekolah bersama keluarga, puluhan siswa Sekolah Islam Athirah justru memilih menjalani karantina akademik intensif demi mempersiapkan diri menghadapi Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026.
Sebanyak lebih dari 60 siswa terbaik dari jenjang SD, SMP, hingga SMA mengikuti Karantina Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang digelar Sekolah Islam Athirah pada 30 Mei hingga 5 Juni 2026 di Hotel Ibis Makassar, Jalan Maipa Nomor 9.
Program ini menjadi bagian dari strategi pembinaan prestasi yang selama ini konsisten dilakukan Athirah untuk mencetak peserta didik berdaya saing tinggi di tingkat nasional.
Pembukaan karantina berlangsung khidmat dan penuh semangat. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Cantika Putri Aninditha Putri Nanang dan Nurfaiqa Ahmad, siswi kelas V English SD Islam Athirah Bukit Baruga Makassar.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan Sekolah Islam Athirah, mulai dari wakil direktur, kepala departemen kurikulum, kepala sekolah, guru pembimbing, hingga para orang tua siswa yang memberikan dukungan penuh kepada peserta.
Selama tujuh hari, para siswa akan mendapatkan pembinaan intensif di bawah pendampingan Tim Olimpiade Sains Athirah (TOSA), yang terdiri atas para guru pembina olimpiade berpengalaman. Materi yang diberikan mencakup pendalaman konsep, bedah soal, simulasi kompetisi, strategi penyelesaian soal tingkat lanjut, hingga pembinaan mental dan karakter.
Pihak sekolah menilai keberhasilan dalam kompetisi sains tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga kesiapan mental, ketahanan menghadapi tekanan, serta kemampuan menjaga fokus selama kompetisi berlangsung.
"Fokus, serius, tetapi tetap menyenangkan. Karantina ini bukan sekadar kegiatan belajar tambahan, melainkan proses pembentukan karakter dan mental juara," ujar salah satu pembimbing TOSA.
Menurutnya, para peserta didorong untuk memahami bahwa prestasi besar lahir dari proses panjang yang membutuhkan disiplin, kerja keras, konsistensi, dan semangat belajar yang terus terjaga.
Karantina OSN telah menjadi tradisi pembinaan prestasi di lingkungan Sekolah Islam Athirah. Dalam beberapa tahun terakhir, sekolah ini berhasil menorehkan berbagai prestasi membanggakan pada ajang kompetisi akademik tingkat regional maupun nasional.
Tahun lalu, perwakilan Athirah Bukit Baruga berhasil meraih prestasi nasional di bidang sains dan matematika. Capaian tersebut semakin memperkuat posisi Athirah sebagai salah satu institusi pendidikan yang konsisten melahirkan siswa berprestasi dari kawasan timur Indonesia.
Keberhasilan para senior kini menjadi motivasi bagi peserta karantina tahun ini untuk melanjutkan tradisi prestasi dan mengharumkan nama sekolah di tingkat nasional.
Di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat, OSN tidak hanya menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga sarana membentuk generasi muda yang mampu berpikir kritis, memecahkan masalah, serta memiliki daya saing global.
Melalui Karantina OSN 2026, Sekolah Islam Athirah menegaskan komitmennya dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul sejak dini. Dari ruang-ruang belajar yang sederhana, para siswa ditempa untuk menjadi generasi masa depan yang siap berkontribusi bagi bangsa melalui ilmu pengetahuan dan inovasi.
Bagi Athirah, prestasi bukan sekadar tujuan akhir, melainkan hasil dari proses panjang yang dijalani dengan kesungguhan, disiplin, dan keyakinan bahwa kerja keras akan membuahkan hasil terbaik.
(Arfah)




