Notification

×

Iklan

Iklan

Jembatan Garuda Jetis-Sambit Mulai Dibangun, Ribuan Warga Segera Nikmati Akses Lebih Cepat

Rabu, 10 Juni 2026 | Juni 10, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-10T08:13:10Z

Jembatan Garuda Jetis-Sambit Mulai Dibangun, Ribuan Warga Segera Nikmati Akses Lebih Cepat

PONOROGO, LENSA-AKTUAL.COM

Harapan masyarakat untuk memiliki akses penghubung yang lebih dekat antara Kecamatan Jetis dan Kecamatan Sambit mulai menjadi kenyataan. Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Mojomati, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, kini memasuki tahap penggalian pondasi untuk pemasangan tiang pancang, Rabu (10/6/2026).

Proses pembangunan disambut antusias warga setempat. Sejumlah masyarakat tampak bergotong royong mendukung pengerjaan jembatan yang diyakini akan membawa dampak positif bagi mobilitas dan perekonomian warga.

Jembatan sepanjang 70 meter dengan lebar 1,2 meter tersebut dibangun sebagai sarana penghubung yang selama ini sangat dibutuhkan masyarakat. Kehadirannya diharapkan mampu memangkas jarak tempuh yang selama ini harus dilalui warga untuk menuju wilayah seberang.

Kepala Desa Mojomati, Aang Budiantoro, mengatakan selama ini warga harus memutar hingga sekitar empat kilometer karena belum adanya akses jembatan yang menghubungkan kedua wilayah tersebut.

“Dengan adanya Jembatan Garuda ini, masyarakat akan lebih mudah dan cepat dalam beraktivitas. Akses yang sebelumnya harus ditempuh dengan jarak yang cukup jauh nantinya dapat dipersingkat secara signifikan,” ujarnya saat ditemui di lokasi pembangunan.

Menurutnya, manfaat jembatan tidak hanya dirasakan dalam mendukung mobilitas masyarakat sehari-hari, tetapi juga akan memudahkan akses pendidikan bagi para pelajar yang beraktivitas di kedua kecamatan tersebut.

“Jembatan ini akan menjadi sarana penting bagi masyarakat, termasuk anak-anak sekolah yang selama ini harus menempuh perjalanan lebih jauh,” tambahnya.

Sementara itu, Komandan Korem (Danrem) 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto, menjelaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut diperkirakan akan memberikan manfaat langsung kepada sekitar 1.192 kepala keluarga atau kurang lebih 3.500 jiwa.

“Karena jembatan ini menjadi akses penghubung antar kecamatan, manfaatnya akan dirasakan oleh ribuan warga yang selama ini membutuhkan jalur yang lebih dekat dan efisien,” kata Untoro saat meninjau progres pembangunan.

Selain memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana, Danrem juga memberikan perhatian terhadap aspek legalitas lahan yang digunakan untuk pembangunan jembatan. Salah satu warga, Imam Bashori, yang juga Ketua RT di Dusun Mojomati I, diketahui telah menghibahkan sebagian tanahnya untuk mendukung proyek tersebut.

Kolonel Untoro mengapresiasi kepedulian warga tersebut dan menekankan pentingnya penyelesaian seluruh proses administrasi hibah secara resmi agar memiliki kepastian hukum dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Ia juga meminta pemerintah desa untuk mengawal proses administrasi hingga tuntas sebagai bentuk perlindungan terhadap seluruh pihak yang terlibat.

Pembangunan Jembatan Garuda diharapkan tidak hanya memperlancar konektivitas antarwilayah, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan aktivitas sosial masyarakat di Kecamatan Jetis dan Kecamatan Sambit.

(Arfah)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update