Notification

×

Iklan

Iklan

Kasad: Kebersamaan dan Gotong Royong Kunci Atasi Persoalan Masyarakat

Senin, 08 Juni 2026 | Juni 08, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-09T03:00:20Z

Kasad: Kebersamaan dan Gotong Royong Kunci Atasi Persoalan Masyarakat

Tapanuli Tengah, lensa-aktual.com

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mengatasi berbagai persoalan sosial serta meningkatkan kesejahteraan warga.

Hal tersebut disampaikan Kasad saat meresmikan fasilitas pipanisasi air bersih dan kegiatan reboisasi di kawasan Biara OSF San Damiano, Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Senin (8/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program TNI AD Manunggal Air yang bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap air bersih sekaligus mendukung pelestarian lingkungan melalui penghijauan di sekitar sumber mata air.

“Diperlukan kebersamaan antara rakyat dan TNI untuk mengatasi berbagai permasalahan yang ada. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian, berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat dapat diatasi dengan lebih baik,” ujar Jenderal Maruli Simanjuntak.

Program pipanisasi yang dibangun memanfaatkan sumber air dari Mata Air Bukit Laverna Pandan dengan jaringan sepanjang 1.700 meter. Fasilitas tersebut kini telah melayani sekitar 500 kepala keluarga yang bermukim di sekitar kawasan Biara OSF San Damiano.

Kehadiran sarana air bersih tersebut menjadi solusi bagi warga yang selama ini menghadapi keterbatasan akses air, terutama pada musim kemarau. Selain memenuhi kebutuhan rumah tangga, fasilitas tersebut juga mendukung berbagai aktivitas sosial dan keagamaan masyarakat setempat.

Kasad menegaskan bahwa akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan dasar yang berpengaruh langsung terhadap kualitas hidup masyarakat. Karena itu, TNI Angkatan Darat terus berupaya menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi warga.

“Yang paling penting dari program ini adalah masyarakat dapat memperoleh air bersih dengan lebih mudah. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu mendukung kebutuhan rumah tangga, kegiatan sosial, maupun aktivitas keagamaan masyarakat sehari-hari,” katanya.

Dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut, Kasad yang didampingi Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, Ny. Uli Simanjuntak, juga meninjau pembangunan jembatan modular (Bailey) di Desa Lubuk Ampolu, Kecamatan Badiri.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan progres pembangunan jembatan yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung aktivitas perekonomian warga.

Kasad menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari selesainya sebuah proyek, tetapi juga dari keberlanjutan manfaat yang dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. Oleh sebab itu, pengelolaan dan pemeliharaan fasilitas yang telah dibangun perlu menjadi tanggung jawab bersama.

“Kami berharap fasilitas ini dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik. TNI AD hadir untuk membantu membangun, tetapi keberlangsungan program sangat ditentukan oleh kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam merawatnya,” tegasnya.

Di akhir kegiatan, Kasad mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong dalam menjaga sumber air dan kelestarian lingkungan. Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus berjalan seiring dengan upaya konservasi lingkungan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi mendatang.


Program TNI AD Manunggal Air sendiri menjadi salah satu bentuk kontribusi TNI Angkatan Darat dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya di bidang penyediaan air bersih, peningkatan kualitas hidup masyarakat, serta pelestarian lingkungan hidup.

(Arfah)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update