Kasad Tekankan Pentingnya Melestarikan Budaya dan Mempererat Persaudaraan
TOBA, LENSA-AKTUAL.COM
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan pentingnya menjaga warisan budaya serta mempererat tali persaudaraan sebagai bagian dari upaya melestarikan nilai-nilai luhur bangsa.
Pesan tersebut disampaikan Kasad saat menghadiri acara adat keluarga besar Marga Simanjuntak di Kompleks Tugu Persatuan Simanjuntak Sitolu Sada Ina, Desa Hutabulu Mejan, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Selasa (9/6/2026).
Kehadiran Kasad yang didampingi Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, Ny. Uli Maruli Simanjuntak, disambut hangat oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh adat, tokoh agama, serta keluarga besar Marga Simanjuntak. Penyambutan diawali dengan tarian Tor-tor yang dibawakan para remaja setempat sebagai bentuk penghormatan kepada tamu kehormatan.
Suasana kental budaya Batak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan. Nilai-nilai kebersamaan, kekeluargaan, dan penghormatan terhadap leluhur tampak menjadi ruh utama dalam pelaksanaan acara adat tersebut.
Dalam prosesi adat, Kasad bersama keluarga besar Marga Simanjuntak melaksanakan ziarah ke Tambak (makam) Opung Sobosihon Boru Sihotang. Kegiatan ini menjadi simbol penghormatan kepada leluhur sekaligus pengingat pentingnya menjaga ikatan kekeluargaan dan meneruskan nilai-nilai yang diwariskan para pendahulu.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi Pasahan Ulos Hoba-Hoba, pemberian Dekke dari Tulang Sihotang, serta sambutan dari Ketua Panitia, perwakilan Persatuan Simanjuntak Sitolu Sada Ina Boru (PSSSI-B), Ketua PSSSI-B, dan Bupati Toba.
Dalam sambutannya, Kasad mengapresiasi terselenggaranya kegiatan adat yang sarat makna tersebut. Menurutnya, adat dan budaya merupakan warisan berharga yang mengandung nilai persaudaraan, penghormatan kepada orang tua, semangat gotong royong, serta kebersamaan yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga memperkuat tali persaudaraan antargenerasi agar nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Kasad.
Ia menambahkan, keberagaman budaya yang dimiliki Indonesia merupakan kekuatan bangsa yang harus dijaga dan dirawat bersama. Karena itu, pelestarian adat dan budaya menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat agar tetap relevan dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.
Sebagai penutup, panitia menyerahkan bingkisan secara simbolis kepada anak, boru, bere, dan ibu bere sebagai bentuk perhatian serta kepedulian keluarga besar Marga Simanjuntak. Momen tersebut semakin memperkuat semangat persaudaraan dan kebersamaan yang menjadi inti dari adat istiadat Batak.
Naskah ini telah disusun dengan gaya berita yang lebih mengalir, menggunakan struktur piramida terbalik, serta menonjolkan nilai berita pada pernyataan Kasad dan makna kegiatan adat yang berlangsung.
(Arfah)










