Notification

×

Iklan

Iklan

Salat Berjamaah Warnai Pembinaan Tahanan Polres Gowa, Perkuat Keimanan dan Introspeksi Diri

Rabu, 03 Juni 2026 | Juni 03, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-04T05:04:19Z

Salat Berjamaah Warnai Pembinaan Tahanan Polres Gowa, Perkuat Keimanan dan Introspeksi Diri

Gowa, lensa-aktual.com

Suasana khusyuk menyelimuti ruang tahanan Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Sattahti) Polres Gowa saat para tahanan yang beragama Islam melaksanakan Salat Dzuhur berjamaah, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan keagamaan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan rohani yang rutin dilaksanakan bagi para tahanan sebagai upaya meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan kesadaran diri selama menjalani masa pembinaan.

Setiap memasuki waktu salat, para tahanan Muslim diarahkan untuk melaksanakan ibadah berjamaah dengan tetap berada dalam pengawasan petugas. Kegiatan ini menjadi salah satu sarana pembinaan spiritual yang diharapkan mampu memberikan ketenangan batin sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam diri para tahanan.

Di balik keterbatasan ruang gerak, pelaksanaan salat berjamaah menjadi momentum bagi para tahanan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, memohon ampunan, serta melakukan introspeksi atas perjalanan hidup yang telah dilalui.

Kasat Tahti Polres Gowa, IPTU Jasman, S.H., mengatakan bahwa pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dari proses pembinaan yang diberikan kepada para tahanan.

“Melalui kegiatan ibadah yang dilaksanakan secara rutin, kami berharap para tahanan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Selain menjalankan kewajiban agama, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk merenungkan diri dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik ke depannya,” ujarnya.

Menurut IPTU Jasman, pembinaan spiritual memiliki peran penting dalam membangun kesadaran, memperkuat mental, serta menumbuhkan harapan bagi para tahanan agar mampu kembali ke tengah masyarakat dengan sikap dan perilaku yang lebih positif setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Ia menambahkan, pembinaan yang dilakukan di ruang tahanan tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan melalui berbagai kegiatan yang dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan mental dan spiritual para tahanan.

Kegiatan Salat Dzuhur berjamaah yang dilaksanakan secara konsisten tersebut menjadi salah satu wujud komitmen Polres Gowa dalam menghadirkan pembinaan yang humanis dan berkelanjutan. Dengan penguatan nilai-nilai keagamaan, para tahanan diharapkan memiliki motivasi untuk memperbaiki diri, membangun kesadaran hukum, serta menata masa depan yang lebih baik setelah kembali ke lingkungan masyarakat.

Program pembinaan rohani ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Polres Gowa dalam menciptakan proses pembinaan yang tidak hanya berfokus pada hukuman, tetapi juga memberikan ruang bagi perubahan dan pembentukan karakter yang lebih baik.

(Arfah)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update