Notification

×

Iklan

Iklan

Polres Takalar Edukasi Siswa SMAN 3 soal AI, Dorong Generasi Muda Bijak Bermedia Digital

Kamis, 13 Agustus 2026 | Agustus 13, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-13T08:42:30Z

Polres Takalar Edukasi Siswa SMAN 3 soal AI, Dorong Generasi Muda Bijak Bermedia Digital

TAKALAR, LENSA-AKTUAL.COM

Kepolisian Resor (Polres) Takalar membekali siswa SMA Negeri 3 Takalar dengan pemahaman tentang kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Edukasi ini dilakukan untuk mendorong pelajar lebih cerdas, aman, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi digital.

Kegiatan dipimpin Kabag SDM Polres Takalar AKP H. Totok Rohyadi, didampingi Kasat Intelkam AKP Andi Abdullah Aidid, S.H., M.M., serta Kanit PPA Ipda Syaiful Madjid, S.H., M.H. Sejumlah personel Bag SDM dan Binmas Polres Takalar turut terlibat dalam kegiatan tersebut.

Di hadapan para siswa, jajaran Polres Takalar memperkenalkan perkembangan AI sekaligus mengajak pelajar memahami manfaat dan risiko penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.

Materi yang diberikan mencakup dasar-dasar kecerdasan buatan, manfaat dan dampak negatif AI, hingga pentingnya memverifikasi informasi yang diperoleh dari internet dan berbagai platform digital.

Pelajar juga diingatkan agar tidak menjadikan AI sekadar alat untuk memperoleh jawaban secara instan. Teknologi tersebut sebaiknya dimanfaatkan sebagai sarana belajar, mengembangkan kreativitas, dan memperluas wawasan dengan tetap mengedepankan kejujuran serta tanggung jawab.

Kabag SDM Polres Takalar AKP H. Totok Rohyadi mengatakan, edukasi tersebut merupakan langkah preventif untuk membangun generasi muda yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga mampu mengenali berbagai risiko di ruang digital.

“Pelajar merupakan generasi yang paling dekat dengan perkembangan teknologi. Karena itu, mereka perlu dibekali pemahaman agar mampu memanfaatkan kecerdasan buatan secara positif, aman, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Menurutnya, perkembangan AI harus disikapi secara bijak. Kemampuan berpikir kritis diperlukan agar pelajar tidak mudah terpengaruh manipulasi informasi, hoaks, maupun konten digital yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Melalui edukasi tersebut, Polres Takalar berharap pelajar dapat menjadi pengguna teknologi yang cerdas sekaligus mampu memanfaatkan AI untuk mendukung proses belajar dan menghasilkan karya positif.

Polres Takalar juga mendorong agar edukasi literasi digital, termasuk pemanfaatan AI, dapat terus dilakukan di sekolah-sekolah lain di Kabupaten Takalar. Dengan demikian, perkembangan teknologi dapat berjalan seiring dengan etika, tanggung jawab, dan kecakapan berpikir kritis generasi muda.

(Arfah)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update