Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati Barru Terima Tim Litbang Agama Makassar, Bahas Pengukuran Indeks Sosial-Keagamaan untuk Moderasi Beragama

Rabu, 25 Februari 2026 | Februari 25, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-25T11:18:05Z

Bupati Barru Terima Tim Litbang Agama Makassar, Bahas Pengukuran Indeks Sosial-Keagamaan untuk Moderasi Beragama
 
BARRU, LENSA-AKTUAL.COM

Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., menerima kunjungan audiensi dari Tim Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar di Ruang Kerja Bupati, Selasa (24/02). Pertemuan tersebut membahas rencana pelaksanaan pengukuran indeks berbasis sosial-keagamaan yang bertujuan memetakan kondisi moderasi beragama, potensi kerawanan sosial, serta penguatan pembangunan karakter masyarakat.
 
Dalam kesempatan tersebut, Bupati didampingi Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sarmiati Baharuddin, S.H., M.Pd., dan perwakilan Kepala Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Barru Gunawan Wibisono, S.Kom.
 

Kepala Balai Litbang Agama Makassar H. Muis Riadi yang hadir bersama Ketua Program Indeks Asnandar Abu Bakar serta tim peneliti H. Faisal dan Irwan, menjelaskan bahwa pengukuran indeks akan dilakukan secara sistematis melalui metode survei dengan melibatkan enumerator di tingkat desa.
 
"Indeks ini bukan sekadar angka, tetapi menjadi instrumen analitik untuk membaca potensi, mendeteksi dini kemungkinan konflik sosial, serta menjadi dasar penyusunan program strategis pemerintah daerah," jelas Muis Riadi.
 
Ia menambahkan, hasil survei akan dipaparkan melalui ekspos awal dan akhir dengan melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), agar dapat ditindaklanjuti dalam bentuk kebijakan maupun program pembangunan yang tepat sasaran.
 
Sementara itu, Bupati Andi Ina Kartika Sari menyambut baik rencana kolaborasi tersebut dan menegaskan pentingnya penguatan moderasi beragama sebagai fondasi pembangunan daerah, khususnya dalam membentuk karakter generasi muda.
 

"Kita berbicara tentang generasi emas. Dasar pembentukan karakter dan mental spiritual anak-anak harus diperkuat sejak dini. Jika pondasinya kuat, maka ke depan mereka akan tumbuh dengan nilai moral dan kebangsaan yang baik," ucapnya.
 
Menurut Bupati, pendekatan moderasi beragama perlu diimplementasikan secara kontekstual melalui pendidikan, kurikulum berbasis nilai, serta kolaborasi lintas sektor. Ia juga menekankan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga pada pembangunan manusia yang berkarakter.
 
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal kerja sama strategis untuk mendukung penguatan moderasi beragama, stabilitas sosial, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Barru.

(Syahruddin Cokkas)
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update