Dorong Literasi dan Karakter Agama, SDN Kaballokang Gelar Pesantren Kilat Ramadhani
Takalar, lensa-aktual.com
Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kaballokang menghadirkan program inovatif berupa Pesantren Kilat Ramadhani untuk meningkatkan literasi keagamaan dan membangun karakter positif siswa, pada hari Senin (23/02/2026).
Kegiatan yang digagas Kepala SDN Kaballokang, Hardiyansyah, S.Pd.SD.MM, dihadiri oleh Korwil Bidang Pendidikan Takalar, H. Syahir, S.Pd.MM, serta Kepala Desa Kaballokang Pakabba, Hasrung Tarang.
Hardiyansyah menjelaskan bahwa Pesantren Kilat Ramadhani dirancang sebagai upaya menyelaraskan pendidikan akademik dengan pembinaan nilai-nilai agama. "Kita ingin siswa tidak hanya pintar dalam pelajaran umum, tapi juga memiliki pemahaman yang baik tentang ajaran agama dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Menurut dia, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan minat baca siswa terhadap buku-buku keagamaan dan literatur berkualitas. "Kami sadar pentingnya literasi sebagai dasar untuk perkembangan diri, sehingga kami menggabungkannya dengan pembelajaran agama melalui konsep pesantren kilat yang lebih fleksibel dan sesuai dengan kondisi siswa SD," tambahnya.
H. Syahir mengapresiasi langkah yang diambil SDN Kaballokang. Menurutnya, inisiatif semacam ini menjadi contoh baik bagi sekolah lain dalam mengembangkan pendidikan karakter. "Pemerintah daerah terus mendukung setiap upaya yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda," ucapnya.
Sementara itu, Hasrung Tarang menyatakan bahwa pemerintah desa siap memberikan dukungan penuh untuk kelangsungan program tersebut. "Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kita, terutama untuk membimbing anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang beriman dan berkualitas," katanya.
Pesantren Kilat Ramadhani yang berlangsung selama tiga hari akan menyajikan berbagai aktivitas meliputi pembelajaran tajwid dan bacaan Al-Qur'an, ceramah agama bertema akhlak mulia, serta lokakarya literasi buku keagamaan yang disesuaikan dengan usia siswa.
(Arfah)





