GOWA, LENSA-AKTUAL.COM
Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, meninjau langsung kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang kini memasuki hari kelima. Peninjauan dilakukan di sejumlah wilayah, mulai dari jalur utara hingga selatan Sulawesi, termasuk Kabupaten Gowa, Kamis (19/03/2026).
Dalam kunjungannya, Kapolda memastikan kesiapan pos pengamanan (Pos Pam) dan pos terpadu yang menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah.
“Saya ingin memastikan seluruh pos pengamanan dan pos terpadu di jajaran Polda Sulsel benar-benar siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Salah satu titik yang menarik perhatian Kapolda berada di depan Pasar Induk Minasa Maupa, Kecamatan Somba Opu. Pos terpadu di lokasi tersebut mengusung konsep budaya lokal khas Makassar, yang menghadirkan nuansa adat melalui penyambutan pantonro dan atraksi angngaru.
Tak hanya itu, Kapolda juga meninjau berbagai fasilitas yang tersedia, mulai dari musala, layanan kesehatan, bengkel gratis, hingga ruang istirahat yang dilengkapi sofa, pendingin ruangan, dan minuman gratis. Bahkan, tersedia ruang pemantauan arus lalu lintas untuk mendukung pengawasan di lapangan.
Ia mengaku terkesan dengan konsep pos yang memadukan pelayanan publik dan kearifan lokal.
“Pos ini sangat menarik. Selain memberikan kenyamanan bagi pemudik, juga menghadirkan nuansa budaya daerah. Saya harap masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas ini untuk beristirahat selama perjalanan,” ungkapnya.
Kapolda juga mengapresiasi kesiapan personel dan kelengkapan sarana yang dinilai sudah cukup optimal dalam mendukung pengamanan arus mudik.
Sementara itu, Kapolres Gowa AKBP Muh. Aldy Sulaiman menjelaskan bahwa konsep pos terpadu tahun ini mengangkat tema Balla Lompoa, sebagai ikon budaya Kabupaten Gowa.
“Melalui konsep ini, kami ingin menghadirkan pelayanan yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga memperkenalkan budaya lokal kepada masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, sebanyak 180 personel gabungan dikerahkan dan disebar di tiga titik, yakni Pos Pelayanan Malino, Pos Pengamanan Samata, serta Pos Terpadu di kawasan Pasar Minasa Maupa yang menjadi salah satu titik rawan kepadatan arus lalu lintas.
Menurutnya, volume kendaraan mulai mengalami peningkatan, namun masih dapat dikendalikan melalui rekayasa lalu lintas di beberapa titik.
“Kami terus melakukan pengaturan agar arus tetap lancar dan tidak terjadi kemacetan yang signifikan,” ujarnya.
Untuk menunjang kenyamanan pemudik, berbagai fasilitas pendukung juga disiapkan, seperti tempat istirahat, layanan kesehatan, area pengisian daya (charger), hingga toilet umum.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
“Jangan memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah. Silakan manfaatkan fasilitas yang telah kami siapkan di pos-pos pelayanan,” pesannya.
Di sisi lain, Wakil Bupati Gowa, Dharmawangsyah Muin, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan unsur Forkopimda dalam menjaga keamanan dan kelancaran arus mudik.
“Kunjungan Kapolda menjadi bukti kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam menciptakan suasana mudik yang aman dan nyaman,” katanya.
Ia juga mengingatkan potensi kepadatan lalu lintas yang biasanya meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri, khususnya di wilayah Gowa yang menjadi jalur penghubung antar daerah.
Untuk itu, pemerintah daerah turut mengerahkan Satpol PP guna membantu pengamanan dan pengaturan lalu lintas, terutama di jalur Makassar menuju Takalar dan Jeneponto.
“Langkah ini dilakukan agar arus kendaraan tetap terkendali dan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman,” pungkasnya.
(Arfah)






