Notification

×

Iklan

Iklan

Kapolda Sulsel Pimpin Apel Pengecekan Senjata Api dan Sambut Personel Brimob Usai BKO di Aceh

Minggu, 08 Maret 2026 | Maret 08, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-09T04:13:56Z


MAKASSAR, LENSA-AKTUAL.COM

Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H. memimpin langsung apel pengecekan senjata api (senpi) secara serentak di jajaran Polda Sulsel sekaligus menyambut kepulangan personel Satuan Brimob Polda Sulsel yang telah menyelesaikan tugas Operasi Aman Nusa II sebagai Bantuan Kendali Operasi (BKO) di Polda Aceh.


Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Apel Mapolda Sulsel, Senin (9/3/2026), dan dihadiri Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H., para pejabat utama, serta personel jajaran Polda Sulsel.


Dalam arahannya, Kapolda Sulsel menegaskan bahwa apel tersebut merupakan bagian dari konsolidasi organisasi guna memastikan kesiapan seluruh personel, baik dari aspek sumber daya manusia maupun sarana dan prasarana pendukung tugas kepolisian.


Kapolda juga menekankan pentingnya penggunaan senjata api secara profesional dan bertanggung jawab oleh setiap anggota Polri.


“Senjata api bukan simbol kekuasaan atau gagah-gagahan. Senjata api adalah instrumen hukum yang diberikan negara kepada Polri untuk menegakkan keadilan dan melindungi nyawa manusia,” tegasnya.


Menurutnya, pemeriksaan senjata api yang dilakukan mencakup tiga aspek utama, yakni administrasi, kelayakan teknis, serta aspek moralitas dan psikologis personel yang memegang senjata api.

Ia pun mengingatkan seluruh personel agar selalu mengedepankan akal sehat dan tanggung jawab dalam menggunakan senjata api dinas.


“Gunakan akal sehat dan nurani sebelum menggunakan jari telunjukmu di atas pelatuk,” pesannya kepada seluruh anggota.

Pada kesempatan yang sama, Kapolda Sulsel juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada personel Satuan Brimob Polda Sulsel yang telah menyelesaikan tugas kemanusiaan di Provinsi Aceh selama kurang lebih dua bulan dalam rangka Operasi Aman Nusa II.


“Atas nama pimpinan Polda Sulawesi Selatan, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang telah melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi, disiplin, serta semangat pengabdian dalam membantu masyarakat di Aceh,” ungkapnya.

Kapolda menilai tugas kemanusiaan tersebut bukanlah hal yang mudah karena menuntut kesiapan fisik dan mental, sekaligus keikhlasan serta kepedulian untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Ia berharap pengalaman yang diperoleh para personel selama menjalankan tugas di Aceh dapat menjadi bekal berharga untuk meningkatkan profesionalisme, memperkuat solidaritas antar anggota, serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai situasi darurat di masa mendatang.

(Arfah)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update