Notification

×

Iklan

Iklan

Sidak RSUD Lapatarai, Bupati Barru Soroti Air Bersih hingga Ketersediaan Obat

Selasa, 28 April 2026 | April 28, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-28T09:24:01Z

Sidak RSUD Lapatarai, Bupati Barru Soroti Air Bersih hingga Ketersediaan Obat

BARRU, LENSA-AKTUAL.COM

Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., melakukan peninjauan langsung ke RSUD Lapatarai Barru untuk memastikan kualitas pelayanan kesehatan berjalan optimal, baik dari sisi fasilitas maupun layanan medis, Senin (27/4/2026) sore.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Plh. Sekretaris Daerah A. Syarifuddin, S.Ip., M.Si., serta Asisten Administrasi Umum Setda, Dr. A. Batara Mappanyompa, M.Si. Kehadiran rombongan diterima Direktur RSUD Lapatarai, dr. Suriadi Nurdin, Sp.B., M.Kes., bersama jajaran manajemen dan Dewan Pengawas, Abubakar, S.Sos., M.Si.

Bupati meninjau langsung sejumlah fasilitas rumah sakit, termasuk memastikan ketersediaan air bersih di ruang perawatan. Ia menegaskan bahwa kebutuhan dasar pasien harus terpenuhi tanpa membebani keluarga.

“Kebutuhan air harus terjamin. Pasien dan keluarga tidak boleh lagi dibebani membawa air dari luar,” tegasnya.

Selain itu, Bupati juga berdialog dengan tenaga medis dan manajemen rumah sakit untuk memastikan pelayanan berjalan maksimal dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Perhatian khusus diberikan pada ketersediaan obat. Bupati menegaskan rumah sakit harus menjamin stok obat agar pasien tidak perlu membeli di luar.

“Saya tidak ingin ada pasien membeli obat di luar karena stok kosong. Rumah sakit harus memastikan ketersediaannya,” ujarnya.

Ia juga menginstruksikan, dalam kondisi tertentu jika obat belum tersedia, biaya pembelian oleh pasien harus dapat diganti oleh pihak rumah sakit.

Peninjauan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang menyeluruh, sehingga masyarakat memperoleh pelayanan yang layak, nyaman, dan tanpa beban tambahan.

Di sisi lain, Bupati turut menyoroti pentingnya kualitas pembangunan fasilitas rumah sakit. Ia menekankan agar perbaikan dilakukan secara terencana dan berkelanjutan, bukan sekadar perbaikan sementara.

“Pembangunan harus direncanakan dengan baik, memperhatikan kualitas, kenyamanan, sirkulasi udara, hingga aspek estetika,” tambahnya.

(Syahruddin Cokkas)


TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update