Notification

×

Iklan

Iklan

Social Engineering 2.0 Mengintai, Polres Gowa Imbau Warga Waspadai Video dan Telepon Palsu

Rabu, 01 April 2026 | April 01, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-01T14:41:41Z


Social Engineering 2.0 Mengintai, Polres Gowa Imbau Warga Waspadai Video dan Telepon Palsu


GOWA, LENSA-AKTUAL.COM

Polres Gowa mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus kejahatan siber terbaru yang dikenal sebagai Social Engineering 2.0, yakni penipuan berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) melalui teknologi deepfake dan voice cloning, Kamis (1/4/2026).

Imbauan ini disampaikan sebagai langkah preventif menyusul semakin maraknya praktik penipuan digital yang kian canggih dan sulit dikenali secara kasat mata.

Polres Gowa menjelaskan, pelaku kejahatan kini memanfaatkan teknologi AI untuk memanipulasi wajah dan suara sehingga menyerupai orang yang dikenal korban maupun tokoh publik. Modus ini digunakan untuk meyakinkan korban agar menuruti permintaan tertentu.

Dalam praktiknya, pelaku dapat membuat video palsu (deepfake) yang menampilkan seolah-olah kerabat, atasan, atau pejabat sedang meminta bantuan mendesak, seperti transfer uang atau pengiriman data penting.

Selain itu, penipuan juga dilakukan melalui panggilan telepon dengan teknologi voice cloning, di mana pelaku meniru suara seseorang untuk menciptakan kepanikan. Korban kemudian diarahkan untuk segera mengirim uang atau memberikan data sensitif seperti kode OTP, PIN, hingga kata sandi.

Polres Gowa menegaskan bahwa masyarakat tidak boleh lengah menghadapi perkembangan teknologi yang disalahgunakan oleh pelaku kejahatan.

Sejumlah langkah pencegahan pun disarankan, di antaranya selalu melakukan verifikasi ulang melalui nomor resmi atau komunikasi langsung, tidak panik saat menerima permintaan mendesak, serta tidak membagikan data pribadi dalam bentuk apa pun kepada pihak yang tidak jelas.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan literasi digital, baik untuk diri sendiri maupun lingkungan keluarga, guna meminimalisir risiko menjadi korban kejahatan siber.

“Gunakan teknologi secara cerdas dan tetap waspada. Jangan mudah percaya pada video atau telepon yang belum tentu kebenarannya,” demikian pesan yang disampaikan pihak Polres Gowa.

Dengan meningkatnya kesadaran dan kewaspadaan masyarakat, diharapkan berbagai modus penipuan berbasis teknologi dapat dicegah sejak dini.

(Arfah)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update