Notification

×

Iklan

Iklan

Barru Disiapkan Jadi Lokasi Yonif TP Kodam Hasanuddin, Pemkab Siapkan Lahan 50 Hektare

Senin, 11 Mei 2026 | Mei 11, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-12T06:33:46Z

Barru Disiapkan Jadi Lokasi Yonif TP Kodam Hasanuddin, Pemkab Siapkan Lahan 50 Hektare

Barru, lensa-aktual.com

Abustan A. Bintang menghadiri video conference (vicon) penyusunan Dokumen Strategis Pertahanan Wilayah terkait rencana pembentukan Brigade Infanteri (Brigif) dan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di wilayah Kodam XIV/Hasanuddin.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Lantai 5 MPP Barru, Senin (11/5/2026), dan dipimpin langsung Kapok Sahli Pangdam XIV/Hasanuddin Musa David Marolop Hasibuan.

Turut hadir dalam kegiatan itu Dandim 1405/Parepare Letkol Inf Erwin Hidayat, Kepala BPN Barru Filzah Wajdi, jajaran Pemkab Barru, unsur Kodim 1405/Parepare, hingga perwakilan instansi teknis terkait.

Dalam arahannya, Brigjen TNI Musa David Marolop Hasibuan menjelaskan bahwa penyusunan dokumen strategis pertahanan wilayah dilakukan sebagai bagian dari rencana pembentukan Brigif dan Yonif TP di sejumlah daerah di Sulawesi Selatan, termasuk Kabupaten Barru dan Kabupaten Sidrap.

Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari kebijakan strategis pemerintah pusat di bidang pertahanan yang tidak hanya berorientasi pada penguatan sistem pertahanan negara, tetapi juga mendukung pembangunan wilayah dan ketahanan pangan.

“Keberadaan Yonif TP nantinya diharapkan memberi dampak besar terhadap pembangunan daerah. Selain memperkuat pertahanan wilayah, keberadaan personel sekitar 1.000 prajurit dalam satu batalyon juga akan mendorong peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, setiap batalyon direncanakan terdiri atas empat kompi dengan kekuatan sekitar 1.000 personel yang diproyeksikan mampu memberi efek berganda terhadap sektor perdagangan, jasa, UMKM, perumahan, hingga dinamika sosial masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Barru terhadap rencana pembangunan Yonif TP di daerah tersebut.

Menurutnya, Kabupaten Barru hingga saat ini menjadi satu-satunya daerah di Sulawesi Selatan yang belum memiliki satuan batalyon sehingga pembangunan Yonif TP dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat pertahanan teritorial.

“Kami sangat mengapresiasi apabila Batalyon Teritorial Pembangunan dapat dibangun di Kabupaten Barru. Ini menjadi kebanggaan sekaligus momentum strategis bagi daerah kami,” kata Abustan.

Ia mengungkapkan, Pemkab Barru sebelumnya telah menghibahkan lahan untuk pembangunan Kodim Barru kepada Kodim 1405/Parepare sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan sarana pertahanan di daerah.

Untuk pembangunan Yonif TP, Pemkab Barru juga telah menyiapkan lahan seluas sekitar 50 hektare di Desa Anabanua, Dusun Tokkene, Kecamatan Barru.

Lokasi tersebut dinilai strategis karena berada di kawasan peralihan dataran rendah dan pegunungan serta didukung garis pantai sepanjang sekitar 78 kilometer yang membentang hingga wilayah pegunungan berbatasan dengan Kabupaten Pangkep dan Bone.

Wakil Bupati Barru juga menyebut pemerintah daerah telah menerima salinan Keputusan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor 816 Tahun 2025 terkait persetujuan penggunaan kawasan hutan untuk pembangunan sarana dan prasarana pertahanan wilayah Kodam XIV/Hasanuddin di Kabupaten Barru dengan luas kawasan mencapai 49,65 hektare.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah klaim penguasaan lahan oleh beberapa pihak di lokasi tersebut.

“Pemerintah daerah akan segera melakukan sosialisasi, pendekatan persuasif, dan penertiban administrasi agar status lahan dapat clean and clear sehingga proses pembangunan dapat berjalan lancar,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Abustan menegaskan komitmen Pemkab Barru bersama DPRD untuk mendukung penuh realisasi pembangunan Yonif TP di Kabupaten Barru.

“Kami bersama DPRD dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Barru siap membantu dan bersinergi demi menyukseskan pembangunan satuan tersebut di Kabupaten Barru,” pungkasnya.

(Syahruddin Cokkas)


TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update