Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati Jeneponto Bergerak Cepat Tekan Anak Putus Sekolah, Seluruh OPD Dikumpulkan Bahas ATS 2026

Senin, 11 Mei 2026 | Mei 11, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-11T11:28:00Z

Bupati Jeneponto Bergerak Cepat Tekan Anak Putus Sekolah, Seluruh OPD Dikumpulkan Bahas ATS 2026

Jeneponto, lensa-aktual.com

Pemerintah Kabupaten Jeneponto menggelar Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) Tahun 2026 di Ruang Rapat Bupati Jeneponto, Senin (11/5/2026).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Paris Yasir dan dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Jeneponto Aspa Muji, Kepala Bappeda Jeneponto Alfian Afandy Syam, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto Alamsyah, para kepala OPD terkait, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Rapat diawali dengan pemaparan Kepala Bappeda Jeneponto terkait langkah strategis pemerintah daerah dalam mencegah dan menangani anak tidak sekolah di Kabupaten Jeneponto.

Dalam paparannya, Alfian Afandy Syam menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus memperkuat kolaborasi lintas sektor melalui pendataan terintegrasi, penguatan koordinasi hingga tingkat kecamatan dan desa, serta program pendampingan untuk menekan angka anak tidak sekolah.

Selain memaparkan data ATS beserta sebarannya di setiap kecamatan, ia juga menjelaskan berbagai langkah terbaru yang dilakukan pemerintah daerah untuk mengajak kembali anak-anak putus sekolah agar melanjutkan pendidikan.

“Permasalahan anak tidak sekolah menjadi perhatian bersama sehingga diperlukan sinergi seluruh pihak agar anak-anak kita dapat kembali memperoleh hak pendidikan yang layak,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto, Alamsyah, mengatakan pihaknya terus melakukan pendekatan persuasif melalui koordinasi dengan sekolah, pemerintah desa, serta keluarga siswa guna memastikan anak-anak yang putus sekolah dapat kembali mengikuti proses belajar.

Di hadapan peserta rapat, Bupati Jeneponto menegaskan bahwa persoalan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama dan menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kabupaten Jeneponto.

Ia meminta seluruh perangkat daerah terkait untuk memperkuat koordinasi dan menghadirkan langkah konkret serta berkelanjutan dalam upaya menekan angka anak tidak sekolah di daerah.

“Kita ingin seluruh anak di Kabupaten Jeneponto mendapatkan hak pendidikan yang sama. Pendidikan menjadi salah satu kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” tegas Bupati.

Bupati juga berharap adanya keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah kecamatan dan desa, pihak sekolah, hingga masyarakat dalam mendukung program pencegahan dan penanganan ATS secara berkelanjutan.

Rapat koordinasi kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama seluruh peserta guna membahas tantangan di lapangan, solusi penanganan, serta langkah tindak lanjut yang akan dilakukan Pemerintah Kabupaten Jeneponto dalam memperkuat upaya pencegahan dan penanganan Anak Tidak Sekolah Tahun 2026.

“Jangan sampai ada anak Jeneponto yang kehilangan masa depan hanya karena terputus dari pendidikan,” menjadi semangat yang mengemuka dalam rapat tersebut.

(Arfah)


TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update