Notification

×

Iklan

Iklan

Dari Balik Jeruji, Warga Binaan Rutan Ambon Produktif Bertani dan Produksi Sofa Bernilai Jual

Minggu, 17 Mei 2026 | Mei 17, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-17T16:20:39Z

Dari Balik Jeruji, Warga Binaan Rutan Ambon Produktif Bertani dan Produksi Sofa Bernilai Jual

AMBON, LENSA-AKTUAL.COM

Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui berbagai kegiatan produktif dan berkelanjutan. Program tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan nasional sekaligus implementasi Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas).

Salah satu bentuk pembinaan yang berhasil dikembangkan ialah budidaya tanaman hidroponik dan pelatihan pembuatan kursi sofa yang memiliki nilai ekonomis tinggi.

Di sektor pertanian, warga binaan memanfaatkan lahan yang tersedia untuk membudidayakan berbagai jenis tanaman hidroponik. Dengan perawatan rutin dan pendampingan petugas, tanaman yang dihasilkan tumbuh subur dan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari.

Program tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan ruang tidak menghalangi warga binaan untuk tetap produktif dan berkarya.

Selain pertanian hidroponik, warga binaan juga mengikuti pelatihan keterampilan pembuatan kursi sofa. Dalam pelatihan itu, mereka dibimbing mulai dari proses pembuatan rangka, pemasangan busa, hingga tahap finishing.

Hasil karya warga binaan dinilai memiliki kualitas yang baik dan desain menarik sehingga berpotensi menjadi produk unggulan hasil pembinaan kemandirian di Rutan Ambon.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Rutan Ambon, Jefry Persulessy, Sabtu (16/5/2026), mengatakan program pembinaan kemandirian menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan sekaligus mendukung program pemerintah.

“Program pembinaan ini merupakan wujud nyata komitmen Rutan Ambon dalam menciptakan warga binaan yang produktif, mandiri, dan memiliki keterampilan. Kami berharap kemampuan yang diperoleh dapat menjadi bekal yang bermanfaat setelah mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Salah seorang warga binaan berinisial H.F mengaku termotivasi mengikuti kegiatan tersebut karena memberikan pengalaman dan keterampilan baru yang bermanfaat untuk masa depan.

“Selama mengikuti kegiatan ini saya banyak belajar, mulai dari cara membuat sofa hingga merawat tanaman hidroponik. Kegiatan ini membuat kami lebih produktif dan memberikan harapan untuk bisa memiliki usaha sendiri setelah bebas nanti,” ungkapnya.

Program pembinaan di Rutan Ambon tidak hanya berfokus pada hasil produksi, tetapi juga pada proses pembelajaran yang berkelanjutan. Melalui pendampingan langsung dari petugas, warga binaan dibina menjadi pribadi yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama.

Semangat berkarya yang terus tumbuh di lingkungan rutan menjadi bukti bahwa pembinaan yang tepat mampu menghadirkan perubahan positif dan membuka harapan baru bagi warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

(Arfah)


TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update