Notification

×

Iklan

Iklan

Kapolri Target Bangun 1.500 SPPG pada 2026, Puluhan Beroperasi di Wilayah 3T dan Gunakan Energi Ramah Lingkungan

Sabtu, 16 Mei 2026 | Mei 16, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-16T11:49:38Z

Kapolri Target Bangun 1.500 SPPG pada 2026, Puluhan Beroperasi di Wilayah 3T dan Gunakan Energi Ramah Lingkungan

JAKARTA, LENSA-AKTUAL.COM

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaporkan progres pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di seluruh Indonesia kepada Presiden Prabowo Subianto. Dalam laporannya, Polri menargetkan pembangunan 1.500 SPPG hingga tahun 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri saat menghadiri kegiatan panen raya jagung serentak kuartal II, groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan Polri, serta peluncuran operasional 166 SPPG Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Kapolri mengungkapkan, saat ini Polri juga tengah membangun 33 SPPG di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) sebagai upaya pemerataan akses pemenuhan gizi bagi masyarakat.

“Selain itu, Polri juga sedang membangun 33 SPPG di wilayah 3T sebagai wujud dukungan terhadap perluasan pemerataan akses pemenuhan gizi,” ujar Sigit di hadapan Presiden Prabowo Subianto.

Tak hanya fokus pada pemenuhan gizi, Polri juga mulai menerapkan konsep energi ramah lingkungan dalam operasional SPPG. Sebanyak 47 SPPG diketahui telah menggunakan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai sumber energi alternatif.

Menurut Kapolri, penggunaan CNG menjadi langkah strategis dalam mendukung operasional SPPG yang lebih efisien, aman, dan ramah lingkungan.

“Penggunaan CNG ini menjadi langkah strategis Polri dalam mendukung operasional SPPG yang lebih efisien, aman, dan ramah lingkungan,” katanya.

Sigit menegaskan, inovasi tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan SPPG Polri di Palmerah, Jakarta Barat, bahwa upaya menghasilkan pangan dan makanan merupakan bagian penting dalam melanjutkan peradaban bangsa.

Ia menilai, penyediaan pangan dan pemenuhan gizi menjadi fondasi utama dalam membangun generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing.

“Kami memahami bahwa penyediaan pangan menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing. Oleh karena itu, diperlukan sinergi seluruh komponen bangsa,” tutupnya.

(Arfah)


TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update