Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati Barru Sambut 362 Mahasiswa KKN Tematik Unhas, Dorong Inovasi Desa dan Peningkatan Kesehatan Masyarakat

Selasa, 07 Juli 2026 | Juli 07, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-07T08:53:20Z

Bupati Barru Sambut 362 Mahasiswa KKN Tematik Unhas, Dorong Inovasi Desa dan Peningkatan Kesehatan Masyarakat

BARRU, LENSA-AKTUAL.COM

Pemerintah Kabupaten Barru secara resmi menerima 362 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kesehatan dan Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) Tahun 2026 di Baruga Singkeru Adae, Rumah Jabatan Bupati Barru, Senin (6/7/2026).

Penerimaan mahasiswa KKN ditandai dengan pemasangan rompi secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa oleh Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, didampingi Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, sebagai tanda dimulainya pengabdian mahasiswa di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Andi Ina mengapresiasi kepercayaan Universitas Hasanuddin yang kembali memilih Kabupaten Barru sebagai lokasi pelaksanaan KKN Tematik. Menurutnya, kehadiran mahasiswa tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan akademik, tetapi juga diharapkan mampu menghadirkan gagasan dan inovasi yang berdampak langsung bagi pembangunan desa.

Sebagai alumni Universitas Hasanuddin, Andi Ina mengaku memiliki kedekatan emosional dengan almamaternya. Ia bahkan mengajak seluruh peserta menyanyikan Mars Universitas Hasanuddin sebagai bentuk kebanggaan dan rasa kekeluargaan yang disambut antusias oleh para mahasiswa.

"Selamat datang anak-anakku di Kabupaten Barru. Saya merasa seperti kembali ke rumah sendiri, rumah besar almamater saya. Terima kasih kepada Universitas Hasanuddin yang terus mempercayakan Barru sebagai tempat pengabdian mahasiswa," ujarnya.

Bupati menilai tema Kesehatan dan Inovasi Desa sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah. Ia berharap para mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah menjadi solusi nyata bagi berbagai persoalan di desa.

"Di kampus kalian belajar teori, tetapi di desa kalian akan belajar kehidupan. Di sanalah kalian menguji ilmu, membangun empati, beradaptasi dengan masyarakat, sekaligus menghadirkan inovasi yang memberi manfaat bagi desa," tuturnya.

Selain menjalankan program pengabdian, mahasiswa juga diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda di Barru untuk berani bercita-cita melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

"Saya ingin kehadiran kalian membangkitkan semangat anak-anak Barru untuk berani bermimpi. Tunjukkan kepada mereka bahwa pendidikan adalah jalan untuk mengubah masa depan," pesannya.

Bupati juga meminta seluruh camat, kepala desa, lurah, dan perangkat desa agar menerima mahasiswa sebagai bagian dari keluarga serta memberikan dukungan terhadap seluruh program kerja yang akan dilaksanakan. Ia mengingatkan agar mahasiswa tidak dibebani pekerjaan di luar tujuan KKN.

"Mereka datang untuk belajar, mengabdi, dan membawa inovasi, bukan untuk dijadikan tenaga kerja. Berikan ruang kepada mereka untuk berkarya, karena kehadiran mereka adalah investasi pengetahuan bagi desa," tegasnya.

Di bidang kesehatan, Andi Ina berharap mahasiswa dapat menjadi motor edukasi masyarakat dalam membangun pola hidup sehat serta berkontribusi membantu menyelesaikan berbagai persoalan kesehatan di desa.

Ia juga berpesan agar masa pengabdian selama sekitar 40 hari dimanfaatkan sebagai proses pembelajaran yang membentuk karakter, kepedulian sosial, serta rasa syukur.

"Mungkin ada yang terbiasa dengan kenyamanan di rumah. Namun di desa kalian akan belajar bahwa kebahagiaan tidak selalu diukur dari fasilitas. Masyarakat kita hidup sederhana, tetapi penuh rasa syukur. Itulah pelajaran hidup yang paling berharga dari KKN," katanya.

Sementara itu, Direktur Transformasi Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Universitas Hasanuddin, Ir. Sahrianti Saad, S.Hut., M.Si., Ph.D., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Barru atas dukungan dan sambutan hangat terhadap pelaksanaan KKN Tematik Gelombang 116 Tahun 2026.

Ia menjelaskan, tahun ini Universitas Hasanuddin menerjunkan 5.262 mahasiswa KKN yang tersebar di 27 kabupaten/kota, dua provinsi, dan delapan negara dengan mengusung 27 tema pengabdian.

Khusus di Kabupaten Barru, sebanyak 362 mahasiswa ditempatkan di tujuh kecamatan, 40 desa, dan satu kelurahan, dengan pendampingan 20 dosen pembimbing lapangan.

Menurut Sahrianti, para mahasiswa akan menjalankan dua program utama, yakni KKN Tematik Inovasi Desa yang berfokus pada pengembangan potensi lokal seperti pertanian, peternakan, pariwisata, dan sektor unggulan lainnya, serta KKN Tematik Kesehatan yang diarahkan untuk mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui edukasi dan penguatan layanan kesehatan dasar.

Kegiatan penerimaan mahasiswa KKN turut dihadiri Ketua PMI Kabupaten Barru, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Barru, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Kepala Bagian Pemerintahan Setda Barru, Koordinator KKN Angkatan 116 Unhas Kabupaten Barru sekaligus Tim Akselerasi drg. Israyani, SKG., Ph.D., Sp.PM., Subsp. Inf-Im (K), para camat, kepala puskesmas, kepala desa dan lurah lokasi KKN, dosen pembimbing lapangan, serta ratusan mahasiswa peserta KKN.

(Syahruddin Cokkas)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update