Seragam Baru untuk Hairil, Kepedulian Bhabinkamtibmas Takalar Jaga Asa Anak Yatim Menyambut Sekolah
TAKALAR, LENSA-AKTUAL.COM
Kepedulian terhadap dunia pendidikan ditunjukkan Bhabinkamtibmas Polsek Galesong Selatan, Polres Takalar, AIPDA Muhammad Talli, dengan membantu seorang anak yatim mendapatkan perlengkapan sekolah baru menjelang tahun ajaran 2026/2027.
Aksi kemanusiaan tersebut dilakukan saat AIPDA Muhammad Talli melaksanakan kunjungan kerja di Dusun Maccini Ayo, Desa Kampung Beru, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 09.00 Wita.
Anak yang dibantu adalah Hairil Alfarensyah (7), yang kehilangan ibunya, almarhumah Karmila Dg Baji, tiga tahun lalu. Sementara sang ayah hingga kini tidak diketahui keberadaannya. Hairil kini diasuh oleh tantenya, Marwah Dg Singara', yang hidup dalam keterbatasan ekonomi.
Melihat kondisi tersebut, AIPDA Muhammad Talli tergerak untuk membantu menggunakan dana pribadinya. Ia mengajak Hairil membeli seragam sekolah, sepatu, tas, serta berbagai perlengkapan belajar agar dapat mengikuti hari pertama sekolah dengan percaya diri.
Bagi AIPDA Muhammad Talli, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
Usai menyerahkan bantuan, ia juga berdialog dengan keluarga asuh Hairil. Dalam kesempatan itu, ia mengajak keluarga untuk terus memberikan perhatian terhadap pendidikan dan tumbuh kembang anak, sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga keamanan lingkungan melalui partisipasi aktif masyarakat.
"Anak-anak seperti Hairil tidak boleh kehilangan kesempatan hanya karena keadaan hidup yang mereka alami. Saya berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga asuhnya dan menjadi penyemangat bagi Hairil untuk terus belajar. Sebagai Bhabinkamtibmas, saya ingin masyarakat merasakan bahwa Polri hadir bukan hanya ketika ada persoalan hukum, tetapi juga saat masyarakat membutuhkan uluran tangan dan perhatian," ujar AIPDA Muhammad Talli.
Sementara itu, Kapolsek Galesong Selatan, AKP Ahmad Koembara, SH, MH, menilai apa yang dilakukan anggotanya merupakan wujud nyata pengabdian Polri yang tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan sisi kemanusiaan.
Menurutnya, kehadiran polisi harus mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama bagi kelompok rentan yang membutuhkan perhatian.
"Polri memiliki tanggung jawab untuk menjaga keamanan sekaligus membangun kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang tulus. Ketika seorang anggota mampu hadir dan membantu seorang anak yatim mendapatkan haknya untuk bersekolah dengan layak, di situlah nilai pengabdian benar-benar dirasakan masyarakat," kata Ahmad Koembara.
Ia berharap semangat kepedulian tersebut terus tumbuh di lingkungan kepolisian maupun masyarakat.
"Pendidikan adalah investasi masa depan bangsa. Karena itu, anak-anak yang berada dalam kondisi sulit tidak boleh dibiarkan berjuang sendiri. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri mampu menjadi bagian dari solusi, memperkuat semangat gotong royong, dan menjaga optimisme mereka untuk meraih cita-cita," tutupnya.
(Arfah)




