Gandeng KPK, Pemkab Jeneponto Perkuat Strategi Cegah Korupsi di Sektor Rawan
JENEPONTO (SULAWESI SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM
Pemerintah Kabupaten Jeneponto menggelar rapat koordinasi dan pendalaman risiko korupsi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI sebagai upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Kegiatan berlangsung di ruang rapat Bupati Jeneponto, Senin (27/4/2026).
Rakor tersebut dihadiri Bupati Jeneponto H. Paris Yasir, S.E., M.M., Kasatgas 4.2 Deputi Koordinasi dan Supervisi KPK RI Tribudi Rochmanto beserta tim, Asisten I Setda Jeneponto Mustakbirin, S.H., M.H., para kepala OPD, serta undangan lainnya.
Dalam arahannya, Tribudi Rochmanto menegaskan bahwa pencegahan korupsi harus dimulai dari komitmen pimpinan yang kuat dan dilaksanakan secara konsisten oleh seluruh jajaran perangkat daerah.
“Kami berharap Pemkab Jeneponto terus memperkuat sistem pengendalian internal, meningkatkan transparansi, serta menutup celah yang berpotensi menimbulkan praktik korupsi,” ujarnya.
Ia juga memaparkan materi terkait identifikasi dan mitigasi risiko korupsi, khususnya pada sektor strategis seperti pengadaan barang dan jasa, perencanaan anggaran, serta pelayanan publik.
Sementara itu, Bupati Jeneponto Paris Yasir menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus bersinergi dengan KPK dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan transparan.
“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperbaiki sistem, meningkatkan integritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Rapat koordinasi turut diisi dengan sesi diskusi antara tim KPK dan peserta guna mengidentifikasi potensi risiko korupsi di masing-masing perangkat daerah, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis pencegahannya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara Pemkab Jeneponto dan KPK RI dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan akuntabel.
(Arfah)






